Klinik Maritim

Selain akrab dengan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan darat dan pesisir, kami pun akrab dengan kesehatan dan keselamatan kerja di lingkungan laut dan lepas-pantai, dan sepenuhnya memahami bahwa kegunaan PKPK dan PKB adalah untuk menilai apakah seseorang “fit untuk berkarir sebagai pelaut / pekerja lepas-pantai (pemeriksaan kesehatan pra-laut)” atau “fit untuk kembali ke laut (pemeriksaan kesehatan berkala & pemeriksaan kesehatan setelah sakit-cedera)”.

Dasar pemeriksaan kesehatan maritim yang kami terapkan adalah:
1. Instrumen ILO mengenai pemeriksaan kesehatan pelaut
   a. Konvensi Pemeriksaan Kesehatan Remaja (Laut) 1921 (No. C16)
   b. Konvensi Pemeriksaan Kesehatan (Pelaut) 1946 (No. C73)
   c. Konvensi Pemeriksaan Kesehatan (Nelayan) 1959 (No. C113)
2. Instrumen IMO mengenai kebutuhan medikal untuk pelaut: Konvensi Internasional mengenai SCTW 1978, sebagaimana diubah.
3. ILO & WHO: Panduan Pemeriksaan Kesehatan Pra-laut dan Berkala untuk Pelaut, 1998.
4. WHO: Regulasi Kesehatan Internasional, 2005
5. ILO: Konvensi Pekerja Maritim, 2006
6. ILO & IMO: Panduan pemeriksaan kesehatan pelaut, 2011
7. WHO: Kesehatan dan Travel Internasional, 2012

Selain itu, kami dengan ketat mematuhi aturan baku medis dan panduan dari arus-utama otoritas pembuat kebijakan kelautan / kapal pesiar / minyak dan gas, seperti:
1. Kelautan: Maritime and Port Authority of Singapore, HK-SAR Maritime Authority, Australian Maritime Safety Authority, NSW Maritime Authority, Maritime New Zealand, PNG Maritime Authority, Fiji Marine, Marshall Maritime Administrator, Tonga Minister of Marine & Ports, Vanuatu Maritime Authority, Netherlands Shipping Inspectorate, UK Maritime and Coastguard Agency, Danish Maritime Authority, Norwegian Maritime Directorate, Ireland Maritime Safety, Gibraltar Maritime Administrator, Liberia Maritime Authority, South African Maritime Safety Authority, Bahama Maritime Authority, Panama Maritime Authority, Dominica Maritime Administrator, Transport Canada, United States Coast Guard
2. Kapal Pesiar: International Shipping Partners, Apolla Ship Chandlers, Royal Carribean Cruise Line – Celebrity – Pullmantur - Azamara, Disney Cruise Line, Norwegian Cruise Line, Carnival Cruise Line, Costa – Ibero - AIDA, Holland America Line, SeaChefs Cruises, Louis Cruises.
3. Minyak & Gas: ConocoPhillips, Saipem, AGIP, Shell, United Kingdom Offshore Operators Association, Netherlands Oil and Gas Exploration and Production Association, Canadian Association of Petroleum Producer, Norwegian Directorate of Health, The International Marine Contractors Association, International Petroleum Industry Environmental Conservation Association, The International Association of Oil & Gas producers.

Sertifikat kesehatan maritim dari Klinik Utama Assa’adah bukanlah semata-mata sertifikat yang menyatakan sehat secara umum atau sertifikat bebas dari penyakit. Ini adalah sertifikat yang memastikan bahwa pelaut / pekerja lepas-pantai:
• Mempunyai kemampuan fisik untuk memenuhi persyaratan pelatihan dasar sebagaimana diharuskan oleh STCW Seksi A-VI/1;
• Memperlihatkan ketajaman penglihatan dan pendengaran untuk mendeteksi isyarat bahaya secara lihat dan dengar;
• Memenuhi persyaratan minimum untuk mengerjakan segala tugas-tugas rutin dan tugas-tugas pada keadaan gawat-darurat sesuai dengan posisi / jabatannya di laut secara aman dan berhasil-guna selama masa berlakunya sertifikat kesehatan.